Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.
Sepenggal Kisah Pahlawan Yang Di Juluki Si Jalak Harupat
Otto Iskandardinata, Si Jalak Harupat: Pahlawan Nasional yang Mengusulkan Soekarno-Hatta, Dicul1k Setelah Merdeka, dan Hilang Tanpa Jas4d Ia ikut menentukan siapa yang memimpin Indonesia setelah merdeka. Namun, beberapa bulan kemudian, dirinya justru menghilang dalam tragedi yang hingga kini menyisakan misteri. Namanya Raden Otto Iskandardinata. Tokoh asal Bandung ini dikenal dengan julukan Si Jalak Harupat. Ia berani menentang kolonialisme Belanda dan lantang menyuarakan kepentingan rakyat. Salah satu peran pentingnya terjadi pada 18 Agustus 1945. Dalam sidang PPKI, Otto mengusulkan Soekarno sebagai presiden dan Mohammad Hatta sebagai wakil presiden. Usul tersebut diterima secara aklamasi. Keputusan itu menjadi bagian penting dari lahirnya kepemimpinan pertama Republik Indonesia. Dari pejuang kemerdekaan menjadi korban pencul1kan Setelah kemerdekaan, Otto dipercaya menjadi Menteri Negara dalam kabinet pertama Republik. Ia juga terlibat dalam pembentukan Badan Keamanan Rakyat. Namun, Indonesia saat itu masih berada dalam masa penuh gejolak. Perselisihan dan konflik bers3njata terjadi di berbagai daerah. Pada Desember 1945, Otto dicvlik oleh kelompok bers3njata. Sejumlah catatan sejarah mengaitkan pencvlikan itu dengan kelompok yang disebut Laskar Hitam. Ia diduga dibawa ke kawasan Mauk, Tangerang. Berbagai penuturan menyebut Otto kemudian dibvnuh dan jas4dnya dibuang ke laut. Akan tetapi, rincian peristiwa tersebut tidak seluruhnya terungkap. Jas4dnya tidak pernah ditemukan. Hilangnya Otto menjadi salah satu kisah tragis pada masa awal Republik. M4kam simbolis di Lembang Otto kemudian dim4kamkan secara simbolis di Taman Bahagia, Lembang. Karena jas4dnya tidak ditemukan, mak4m tersebut tidak berisi jen4zah. Pada 1973, pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepadanya. Namanya tetap dikenang melalui berbagai tempat dan monumen, termasuk Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung. Kisahnya menyimpan ironi besar. Otto pernah ikut mengusulkan pemimpin pertama Indonesia, tetapi akhir hidupnya justru tidak diketahui secara pasti. Ia dikenang bukan hanya karena keberaniannya melawan penjajahan. Ia juga menjadi pengingat bahwa perjuangan kemerdekaan tidak berhenti setelah proklamasi. Republik yang baru lahir masih harus menghadapi konflik, anc4man, dan kehilangan. Beberapa fakta sejarah: - Otto Iskandardinata lahir di Bojongsoang, Bandung, pada 31 Maret 1897. - Pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, ia mengusulkan Soekarno dan Mohammad Hatta sebagai presiden dan wakil presiden. - Ia menjabat Menteri Negara dalam kabinet pertama Republik Indonesia. - Otto dicul1k pada Desember 1945. Tanggal dan rincian kemat14nnya dilaporkan berbeda dalam sejumlah penuturan sejarah. - J4sadnya tidak pernah ditemukan. Mak4mnya di Lembang merupakan m4kam simbolis. - Otto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 1973. Sumber: Tirto, Misteri Kem4tian Otto Iskandar Dinata; Muhammadiyah, Si Jalak Harupat: Otto Iskandardinata, Pejuang Pemberani; catatan sejarah PPKI dan biografi Otto Iskandardinata.