Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.
KISAH LENGKAP KATA KATA TERAKHIR ATAU WASIAT TERAKHIR SAYYIDINA HASAN
Setelah racun itu menjalar dan Hasan tahu ajalnya sudah dekat, ia memanggil adik tercintanya, Sayyidina Husain. Inilah 3 wasiat terakhirnya yang tercatat dalam kitab Tarikh:
Wasiat 1: Jangan Menuntut Balas Dendam
"Wahai Husain, jika aku mati karena racun ini, jangan kau tumpahkan darah karena aku. Cukup Allah yang menghukumnya. Jika orang yang aku curigai yang melakukannya, Allah lebih pedas siksa-Nya."
Wasiat 2: Minta Dimakamkan di Samping Kakeknya
Hasan berkata: "Kuburkan aku di samping kakekku Rasulullah SAW, karena tidak ada tempat yang lebih aku rindukan selain berbaring di dekat beliau. Tapi jika mereka menolak dan akan terjadi pertumpahan darah, maka kuburkan aku di Baqi' bersama ibuku Fatimah."
Dan benar, ketika jenazah hendak dibawa ke Raudhah, Bani Umayyah menolak dengan panah. Husain pun menahan amarah demi menjaga wasiat kakaknya agar tidak ada darah tertumpah.
Wasiat 3: Jaga Persatuan dan Jangan Tergiur Dunia
"Wahai Husain, kakek kita Rasulullah telah mengajarkan kita bahwa kepemimpinan bukan soal tahta, tapi soal amanah. Aku menyerahkan khilafah demi persatuan. Kelak engkau akan diuji lebih berat dariku. Bersabarlah, dan jangan pernah jual agamamu demi dunia."
Setelah mengucapkan itu, Hasan terus beristighfar, membaca Al-Qur'an hingga napas terakhirnya. Wajahnya tersenyum, karena ia tahu ia akan segera bertemu kakeknya, Rasulullah SAW, dan ibunya Sayyidah Fatimah.