Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.

KISAH 7 ANAK ENTOK YANG SELALU MENGIKUTIKU KEMANA-MANA, BIKIN HATIKU MELELEH*

KISAH 7 ANAK ENTOK YANG SELALU MENGIKUTIKU KEMANA-MANA, BIKIN HATIKU MELELEH* gambar oleh Naylaclara
Pagi ini aku benar-benar dibuat gemas sama pemandangan di halaman belakang rumah. Ada 7 anak entok kecil yang baru beberapa minggu aku pelihara, warnanya belang-belang hitam putih, ada satu yang kuning bulu halus seperti kapas. Awalnya aku pelihara iseng aja, karena kasihan lihat induknya mati. Aku rawat mereka dari masih kecil banget, masih belum bisa jalan tegak, suaranya masih ciap-ciap kecil. Setiap pagi aku kasih makan dedak dicampur nasi sisa, dan air minum yang bersih. Lama-lama mereka hafal sama suara langkah kakiku. Yang bikin aku terharu, setiap aku keluar rumah menuju kandang, mereka langsung bergerombol lari menghampiriku. Seperti di foto ini, mereka membentuk lingkaran di sekeliling kakiku, menatap ke atas seolah-olah bilang, "mak, lapar mak". Lihat wajah mereka yang polos itu, paruhnya yang masih merah muda, kakinya yang kecil-kecil itu lincah sekali jalan di tanah yang berdebu. Ada yang paling kecil, yang bulu kuning itu, dia paling manja. Dia selalu di belakang, jalannya lambat, tapi kalau sudah aku gendong, dia langsung diam anteng di tangan. Sementara yang agak besar, yang belang hitam putih, dia paling berani. Dia yang selalu jadi pemimpin di depan, kalau ada ayam lain lewat, dia yang maju duluan buat melindungi adik-adiknya. Aku belajar banyak dari mereka. Walaupun mereka hanya hewan, tapi rasa kebersamaan mereka itu kuat sekali. Mereka tidak pernah berpisah jauh, makan bersama, tidur berjejer di sudut kandang yang aku kasih jerami. Kadang aku duduk lama di pinggir kandang, cuma melihat mereka bermain kejar-kejaran, mandi di genangan air kecil yang aku buatkan. Banyak tetangga bilang, "ngapain pelihara entok, kotor". Tapi bagiku, mereka adalah hiburan paling tulus. Pulang capek kerja, lihat mereka berebut makanan, semua lelah hilang. Mereka tidak pernah menuntut banyak, cukup dikasih makan dan tempat yang aman, mereka sudah bahagia. Sekarang mereka sudah mulai tumbuh besar, bulu-bulu halusnya mulai diganti bulu yang lebih lebat. Aku berdoa semoga mereka sehat semua sampai besar nanti, bisa bertelur banyak dan jadi berkah buat keluarga kecilku. Buat bunda-bunda yang punya halaman kosong di rumah, coba deh pelihara entok dari kecil seperti ini, rasanya bahagia sekali melihat mereka tumbuh setiap hari.
Advertisement Advertisement
Menu Post
Laporkan Konten
Bagikan Posting Ini
Ikuti Pengguna

Blokir Pengguna

Hapus Postingan

Apakah Anda yakin ingin menghapus postingan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.

4 Komentar