Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.

HEBOH! Peta Cawapres 2029, Dedi Mulyadi Melejit, Siapa Berani Salip?

HEBOH! Peta Cawapres 2029, Dedi Mulyadi Melejit, Siapa Berani Salip? gambar oleh Nusantara Insight
Survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI) bikin peta politik menuju Pilpres 2029 kembali ramai diperbincangkan. Dalam simulasi elektabilitas calon wakil presiden, nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampil sebagai pemuncak dengan raihan 21 persen. Hasil ini langsung memantik diskusi karena sejumlah nama besar masih berada di bawahnya. Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno menjelaskan hasil survei tersebut dalam peluncuran survei nasional bertajuk Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran. "Hasil ini menggambarkan pilihan responden saat survei dilakukan, bukan hasil akhir Pilpres 2029," ujarnya. Di posisi kedua terdapat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang mengantongi elektabilitas 14,2 persen. Selisih yang cukup lebar dengan Dedi membuat banyak pengamat mulai menilai dinamika politik menuju 2029 bakal semakin menarik dan penuh kejutan. Persaingan berikutnya juga tak kalah sengit. Agus Harimurti Yudhoyono memperoleh 7,1 persen, sementara Anies Baswedan berada tepat di belakangnya dengan 7 persen. "Kompetisi masih sangat terbuka karena waktunya masih panjang," kata Adi. Sejumlah tokoh lain juga ikut masuk dalam radar publik. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meraih 4,8 persen, disusul Mahfud MD dengan 4,4 persen. Sherly Tjoanda memperoleh 3,2 persen, sedangkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berada di angka 3,1 persen. Nama-nama seperti Ganjar Pranowo, Teddy Indra Wijaya, Muhaimin Iskandar, Kaesang Pangarep, Susi Pudjiastuti, Anis Matta, Zulkifli Hasan hingga Bahlil Lahadalia juga muncul dalam simulasi, meski persentasenya masih di bawah tiga persen. "Semua tokoh masih punya peluang meningkatkan elektabilitasnya," ungkap Adi. Menariknya, survei ini juga menunjukkan bahwa tingkat popularitas belum tentu sejalan dengan elektabilitas. Gibran dikenal oleh 93,8 persen responden, hanya berada di bawah Presiden Prabowo Subianto yang mencapai 96,8 persen. Namun, dalam simulasi cawapres, Dedi justru berhasil berada di posisi teratas. Anies Baswedan memiliki tingkat pengenalan publik sebesar 90,9 persen, disusul Ganjar Pranowo 85,8 persen dan Dedi Mulyadi 84,3 persen. Fakta ini memperlihatkan bahwa dikenal luas belum otomatis membuat seseorang menjadi pilihan utama masyarakat. Meski demikian, hasil survei ini bukan tiket pasti menuju Pilpres 2029. Dinamika politik, koalisi partai, kinerja para tokoh, hingga momentum menjelang pemilu masih sangat mungkin mengubah peta persaingan dalam beberapa tahun ke depan. Dengan waktu yang masih cukup panjang, persaingan menuju kursi wakil presiden dipastikan bakal semakin panas. "Survei ini hanya potret sementara. Perubahan masih sangat mungkin terjadi," tutup Adi. Kalau Pilpres digelar hari ini, menurutmu siapa sosok yang paling layak menjadi calon wakil presiden 2029? #Pilpres2029 #DediMulyadi #SurveiPolitik #Cawapres2029 #PolitikIndonesia
Advertisement Advertisement
Menu Post
Laporkan Konten
Bagikan Posting Ini
Ikuti Pengguna

Blokir Pengguna

Hapus Postingan

Apakah Anda yakin ingin menghapus postingan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.

4 Komentar