Erlinda Melly
57 menit
Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.

3.Selama Di Pengasingan, Dayang Sumbi Mengisi Hari-harinya Dengan Menenun.

Suatu Hari Saat Sedang Asyik Menenun, Peralatannya Ada Yang Terjatuh. Karena Malas Mengambil, Ia Berjanji Kepada Dirinya Sendiri Bahwa Siapapun Yang Mengambilkan Peralatan Itu Akan Ia Nikahi Jika Seorang Pria, Dan Akan Dijadikan Saudara Jika Seorang Wanita. Tidak lama kemudian, Tumang menghampirinya membawakan peralatan tersebut. Karena harus menepati janji, Dayang Sumbi pun menikahi Tumang. Dari pernikahannya, ia melahirkan seorang anak laki-laki yang dinamai Sangkuriang. Sama seperti kakeknya, sang raja, Sangkuriang juga gemar berburu di hutan. Setiap kali berburu, ia selalu ditemani oleh Tumang. Sangkuriang tidak pernah tahu bahwa Tumang adalah jelmaan dewa sekaligus ayahnya. Sangkuriang hanya menganggap bahwa Tumang adalah anjing peliharaan biasa. Pada suatu hari, Sangkuriang diminta ibunya untuk berburu kijang karena Dayang Sumbi ingin memakan hati kijang. Sangkuriang pun pergi berburu bersama Tumang. Setelah lama menunggu dan tidak melihat satu ekor kijang pun, Sangkuriang mulai patah semangat. Tidak lama kemudian, Sangkuriang melihat seekor babi hutan dan segera meminta Tumang untuk mengejarnya. Tumang yang biasanya semangat, saat itu tidak mau menuruti perkataan Sangkuriang. Tumang mengenali babi hutan itu, Wayung Hyang. Sangkuriang pun menjadi marah kepada Tumang karena tidak mendengarkannya. Sangkuriang lalu membunuh Tumang, mengambil hatinya, dan membawanya kepada Dayang Sumbi untuk dimasak dan dimakan.
Advertisement Advertisement
Menu Post
Laporkan Konten
Bagikan Posting Ini
Ikuti Pengguna

Blokir Pengguna

Hapus Postingan

Apakah Anda yakin ingin menghapus postingan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.

1 Komentar